mpasi untuk bayi 7 bulan

Makanan Kecil berbahan Dasar Singkong Makanan Kecil berbahan Dasar Singkong

Makanan Kecil berbahan Dasar Singkong – Bagi anda para pecinta makanan berbahan dasar singkong dapat mencoba makanan-makanan ini.  Berikut ini merupakan artikel yang membhas tentang makanan ringan yang berrbahan dasar singkong yang wajib anda coba.

Merdeka.com – Singkong merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Tanaman singkong ini banyak tumbuh di daerah tropis seperti Afrika dan Asia Tenggara. Dalam perkembangannya kini kamu bisa mengonsumsi singkong bukan saja hanya direbus atau digoreng, melainkan dalam berbagai macam makanan.

Kandungan karbohidrat yang tinggi dalam singkong menjadikan siapapun yang mengonsumsinya akan merasakan kenyang yang sama saat mengonsumsi nasi. Namun singkong terkenal memiliki kandungan serat yang cukup tinggi sehingga baik untuk pencernaan.

1. Combro dan Misro

Kreasi makanan dari singkong yang pertama adalah combro dan misro. Combro merupakan singkatan dari bahasa sunda dari oncom di jero yang artinya oncom di dalam. Sedangkan misro merupakan singkatan dari amis di jero yang artinya manis di dalam.

Kuliner khas Jawa Barat ini terbuat dari parutan kasar singkong yang kemudian diisi dengan oncom di dalamnya dan digoreng. Jika combro berisikan oncom, sedangkan misro berisikan gula merah.

Baca Juga :Makanan Kecil dari Olahan Beras

2. Tiwul

Tiwul merupakan kreasi makanan dari singkong yang berasal dari Gunungkidul. Tiwul terbuat dari tepung gaplek, yaitu singkong yang dikeringkan lalu ditumbuk. Kuliner khas nusantara ini mempunyai cita rasa manis khas singkong dengan warna kecokelatan.

Biasanya tiwul juga bisa disajikan sebagai makanan pengganti nasi. Selain daerah Gunungkidul, masyarakat Wonosobo, Wonogiri, Pacitan dan Blitar juga mengonsumsi makanan ini sehari-hari. Saat ini di beberapa supermarket sudah menjual varian tiwul instan.

3. Lemet

Kreasi makanan dari singkong berikutnya adalah Jajanan tradisional lemet singkong. Jajanan ini berbahan dasar parutan singkong, kelapa dan gula pada pembuatannya.

Makanan ini memiliki tekstur yang kenyal dengan perpaduan rasa manis yang berasal dari gula merah. Bentuknya seperti lontong yang dibungkus dengan daun pisang namun tanpa sematan lidi dan berbentuk lebih kecil jika dibandingkan lontong.

Makanan Kecil dari Olahan Beras Makanan Kecil dari Olahan Beras

Makanan Kecil dari Olahan Beras – Berikut ini merupakan makanan-makanan kecil yang diolah dari beras yang wajib anda coba jika menemkannya.

Nasi sudah sangat lekat di kehidupan masyarakat Indonesia sebagai salah satu makanan pokok. Tidak bisa terpisahkan, bahkan ada ungkapan yang menyatakan bahwa ‘kalau belum makan nasi, belum makan namanya.’ Sebegitu eratnya nasi dalam keseharian masyarakat memang sebanding dengan penghasilan utama masyarakat yang lebih banyak berasal dari sektor pertanian. Indonesia memang lumbung padi, begitulah adanya.

Selain nasi, masyarakat Indonesia memiliki kearifan tersendiri dalam mengolah beras sebagai bahan makanan yang luar biasa. Masing – masing daerah memiliki cara yang khas dalam menciptakan kuliner yang enak dan menjadi warisan nusantara. Berbahan dasar beras, makanan – makanan ini bisa menjadi pengganti nasi dalam menyuplai kebutuhan kalori kita sehari – hari Beberapa diantaranya yang bisa dirangkum Tim GNFI adalah sebagai berikut.

1. Ketupat

Adalah jenis olahan beras yang bisa ditemui di seluruh Indonesia. Sebutan lainnya di beberapa daerah adalah Kupat (Sunda) dan Tipat (Bali), Topat (Sasak), Katupat (Banjar) dan sebagainya. Ketupat dibuat dengan cara beras dibungkus dengan anyaman dari daun kelapa muda (janur) yang dibentuk sedemikian rupa. Ada yang bersudut tujuh (kepal), ada pula yang bersudut enam (jajar genjang). Ketupat biasanya dihidangkan dalam acara – acara besar umat Islam seperti Lebaran. Ketupat biasa dihidangkan untuk menyertai berbagai macam makanan seperti lotek, gado – gado, sate dan sebagainya.

2. Buras

Berasal dari Makassar, buras atau burasa adalah jenis olahan nasi yang memiliki rasa gurih dan aroma yang khas. Hal ini dikarenakan cara pembuatannya yang cukup menarik. Beras diaron bersama santan dan bumbu lainnya, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dibentuk persegi agak pipih serta diikat dengan tali. Bungkusan tersebut kemudian direbus hingga benar – benar matang. Rasanya, jangan ditanya. Enak dan gurih, sangat pas untuk melengkapi semangkuk Coto Makassar.

3. Lontong

Berkembang di Jawa, lontong adalah salah satu jenis olahan nasi yang memiliki banyak varian dan paling mudah ditemukan. Cara pembuatannya cukup sederhana. Beras yang dibungkus dengan daun pisang kemudian dikukus selama beberapa jam hingga benar – benar matang. Aromanya khas karena dibungkus dengan daun pisang, serta kadang berwarna hijau di bagian luar serta putih di bagian tengahnya. Di berbagai daerah, lontong disajikan dengan berbagai lauk pendamping dan memiliki nama tersendiri, mulai dari lontong sayur, lontong balap, lontong cap go meh dan lain – lain.

Baca Juga :Menu Makanan Penutup yang Sering Disajikan

4. Lepet

Orang Sunda menyebutnya Lepeut, sementara di beberapa daerah di Sumatera mengenalnya sebagai Lepat. Lepet adalah sejenis makanan yang terbuat dari beras ketan. Bentuknya hampir mirip dengan lontong, namun tidak berwarna hijau sebab lepet dibungkus dengan daun kelapa muda. Selain itu, lepet memiliki isian dan cara pembuatan yang berbeda. Beras ketan dikukus lalu dicampur bersama santan, daun pandan dan garam.

Campuran ini diaron lalu ditambahkan kacang tanah dan kelapa parut dan dibungkus dengan daun kelapa muda. Bungkusan tersebut berbentuk silinder memanjang dan diikat dengan tali. Di Sumatera, Lepat berisi campuran gula aren dan kelapa parut serta dibungkus dengan daun pisang.