apa makanan khas tangerang

7-Rekomendasi-Makanan-Khas-Tangerang 7-Rekomendasi-Makanan-Khas-Tangerang

makanankecil – Makanan Khas Tangerang menjadi sesuatu yang tidak kalah menarik untuk dicoba selama menjelajah menu satu ini. Paling menarik karena ada banyak aneka macam menu yang membuat kamu semakin tergiur untuk mencicipinya. Hal lain yang tidak boleh kamu lewatkan adalah harganya yang tidak terlalu mahal lho.

Bagi kamu yang penasaran dengan berbagai makanan yang ada di Tangerang, berikut ini akan kami bawa kamu menjelajah ke seluruh tempat. Mencoba satu per satu. Barangkali ada satu sajian yang membuat kamu tertarik untuk menyantapnya.

1. Kue Jojorong

kue-jorong

Menu makanan pertama yang bisa kamu nikmati saat singgah ke Tangerang adalah Kue Jojorong. Cita rasanya manis dan legit, Konon sampai saat ini masih menggunakan cara tradisional untuk membuatnya lho. Bahan dasarnya terbuat dari tepung beras dan juga Kanji, lalu ditambah dengan gula merah lalu dibungkus dengan daun pisang.

Bila kamu penasaran dengan makanan ini, kamu bisa membelinya di berbagai macam pasar-pasar tradisional yang ada di Tangerang. Hampir semua penjual menjualnya terutama pagi hari. Karena, menu satu ini sangat nikmat dijadikan sebagai menu sarapan pagi bersama dengan segelas teh panas.

untuk harganya sendiri bervariasi tetapi, paling murah dijual dengan harga 5 ribu rupiah. Ada juga yang menjualnya dengan harga 20 ribuan. Hanya saja, untuk ukuran dan cita rasanya juga berbeda.

2. Dodol Ny. Law

kue-jorong

Tangerang memang terkenal dengan beberapa menu legendarisnya. Salah satunya adalah Dodol Ny. law yang selalu diburu wisatawan dan dijadikan sebagai daftar oleh-oleh wajib yang harus dibawa. Produk ini konon sudah ada sejak tahun 1969. Pencetus pertamanya adalah Lauw Nyim Keng yang melihat beberapa tetangganya membuat sendiri dodol.

Kemudian, pada saat perayaan Imlek tiba, mereka memberikan kepada tetangganya, sebagai salah satu menyambut perayaan imlek. Menariknya, cita rasa makanan ini tidak pernah berubah sejak pertama kali diproduksi hingga saat ini. Hal inilah yang membuat penganan ini masih tetap eksis.

Cara pembuatannya sendiri masih sangat tradisional. Dimana, masih menggunakan kayu bakar. Menggunakan beras ketan dengan cara ditumbuk bukan digiling. Dengan cara-cara ini, hasil menu satu ini tidak pernah berubah, legit, kenyal dan benar-benar mendulang rasa.

Seiring berkembangnya zaman, Dodol Ny. Law juga ikut berkembang dengan menghadirkan berbagai macam varian menu seperti lapis, wijen, Duren. Harga per kilo nya mulai dari 75 ribu rupiah saja. tergantung rasa yang kamu pilih.

Baca Juga : 6 Makanan Ringan Khas Bali

3. Bebek sate

bebek-sate

Makanan Khas Kota Tangerang yang Terkenal ini memang pantang untuk kamu lewatkan. daging bebek yang digunakan sangat empuk dan paling cocok disajikan dengan sate. Bahan-bahan yang digunakan pun tidak terlalu sulit lho, menggunakan santan, merica dan beberapa bumbu rempah yang membuat cita rasanya semakin mantap.

bebek sate ada dimana-mana, paling sering dijual pada malam hari. Ada yang menikmatinya dengan menggunakan lontong, nasi, atau tidak menggunakan keduanya. Harga per porsinya mulai dari 45 ribu rupiah saja.

4. Kecap SH

kecap-sh

Tidak hanya soal menu makanannya saja yang bisa kamu beli di Tangerang. Tetapi ada bahan lain yang sudah cukup terkenal. Seperti, Cirebon yang ternama dengan terasinya. Kalau di kota Benteng ini, kamu bisa membeli kecap SH. Salah satu bumbu manis yang konon usianya sudah ratusan tahun.

SH sendiri merupakan singkatan dari nama Siong Hin yang konon menjadi pendirinya sejak tahun 1920. Menariknya, produksi kecap ini memang tidak dibuat secara massal. Melainkan hanya beberapa saja, takut resep rahasianya bocor.

Karena, saat kamu mencobanya ada perbedaan rasa yang cukup mencolok dibandingkan kamu menggunakan produk lainnya. Untuk harga satu botolnya mulai dari 5 ribuan saja. Tidak dijual secara online, jadi kamu harus membelinya langsung di Tangerang.

5. Emping Menes

emping-menes

Makanan Ringan Khas Tangerang ini memang cocok dikonsumsi di berbagai waktu. Bahan utama dari cemilan ini adalah melinjo. Nama cemilan ini sendiri diambil dari wilayah pembuatannya yaitu kecamatan menes.

Maklum saja, di sekitar sini banyak sekali pohon melinjo yang bisa dimanfaatkan untuk membuat emping.

Cara pembuatannya pun tidak terlalu sulit, Melinjonya disangrai sampai matang. Ditumbuk-tumbuk terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar kadar air yang ada di melinjo menghilang. Lalu, baru dikeringkan dan digoreng. Kamu bisa membeli cemilan ini di berbagai toko oleh-oleh di seluruh Tangerang. Harganya hanya 20 ribuan per kilo lho.

6. Bolu tape benteng

bolu-benteng

Bolu ini menjadi oleh-oleh wajib yang harus kamu beli bila ingin meninggalkan Tangerang. Namanya sebenarnya adalah Mama Bolu yang menjadi makanan khas. Terletak di Jl. Omega No.5 No.167, Cimone Permai, Kota tangerang. Teksturnya lembut, dengan citarasa tradisional yang tidak akan pernah kamu temui di kawasan lain.

Menu utamanya adalah Bolu Tape Benteng. Nama ini diambil karena tangerang sendiri mempunyai sebutan sebagai kota Benteng. Menariknya, menu satu ini tidak menggunakan bahan pengawet sekalipun lho. Tetapi, mempunyai kemampuan ketahanan kurang lebih 4 hari. Untuk harganya kurang lebih 25 ribu rupiah hingga 100 ribu rupiah.

7. Kue Apem

kue-apem

Makanan Khas Tangerang untuk Oleh-Oleh yang konon disukai oleh sultan dan raja-raja kerajaan Banten Lho. Terbuat dari olahan tepung beras yang difermentasi sehingga, menimbulkan cita rasa yang begitu nikmat. Dingin dan sangat lembut.

Kue apem ini sendiri biasanya digunakan sebagai hidangan utama dalam berbuka puasa. Biasanya sudah dibungkus yang berisi 10 sampai 20 biji. Harganya mulai dari 15 ribuan saja.

 

Selain banyak kawasan wisata yang menarik, makanan khas tangerang juga menyajikan berbagai macam menu yang tidak boleh kamu lewatkan untuk disantap. Bahkan, hampir semua menu yang dihidangkan mempunyai cita rasa yang sangat khas lho.