Beragam Makanan Khas Surabaya

Beragam Makanan Khas Surabaya

Makanankecil.com – Kota Surabaya adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur yang juga merupakan kota metropolitan terbesar kedua setelah Jakarta. Surabaya juga terkenal sebagai Kota Pahlawan akibat terjadinya pertempuran rakyat Surabaya melawan tentara Belanda pada saat revolusi kemerdekaan Indonesia.

Kota ini tidak hanya terkenal dengan cerita legenda Suro dan Boyo saja. Surabaya juga menyimpan banyak keindahan alam yang menarik untuk dikunjungi. Contohnya seperti Taman Mundu, Taman Bungkul, Taman Surya, Taman Pelangi, dan masih banyak taman dan tempat yang lain.

Jika kamu berencana untuk menghabiskan waktu liburanmu di Kota Surabaya, selain mengunjungi tempat wisata ada baiknya juga kamu membeli makanan ringan khas Surabaya yang bisa kamu nikmati di rumah.

Tidak perlu bingung lagi untuk mencari makanan ringan apa yang pas dari kota ini, Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan ringan khas surabaya :

➢ 1. Almond Crispy Cheese, makanan ringan khas Surabaya
Almond Crispy Cheese adalah cemilan asal Surabaya yang lagi hits di dunia maya baru-baru ini. Rasanya yang cheesy, renyah, gurih, dan ringan sangat pas untuk menemani suasana hangat bersama keluarga. Bahan utama yang digunakan tentunya adalah keju dan kacang almond. Untuk menambah kelembutan teksturnya diberikan tambahan gula, mentega, tepung dan bahan laiinya.

Bentuknya bulat, tipis, dan ada taburan sedikit kacang almond dan parutan keju di atasnya. Selain rasa original, juga tersedia beberapa varian rasa lain seperti Green Tea, Cokelat, Blueberry, Strawberry, dan Durian yang rasanya sama-sama lezat. Desain Packaging yang digunakan juga tak kalah menarik. Terkesan mewah dan classy sehingga cocok dibawa sebagai buah tangan.

Kamu bisa menemukan kue cemilan ini di beberapa toko makanan ringan khas Surabaya. Dengan harga berkisar 45.000 rupiah, kamu sudah bisa mencicipi cemilan enak ini. Namun beda toko tentunya beda harga ya. Dengan harga yang lumayan cukup mahal, jangan takut kecewa karena rasanya. Penulis jamin rasa dan harganya sebanding kok.

➢ 2. Belinjo Udang (Blidang), Khas Surabaya
Belinjo atau biasa orang menyebutnya melinjo adalah jenis tanaman yang biasanya diolah menjadi emping dengan rasa yang lebih ke pahit. Namun berbeda dengan makanan ringan khas Surabaya yang satu ini, blidang tidak memiliki rasa pahit sama sekali karena mlinjo yang telah di olah menjadi emping dicampur dengan udang asli dan rempah-rempah pilihan.

Rasa dari kue ini yaitu lebih ke manis. Namun juga terdapat varian rasa lain yang tak kalah lezatnya seperti rasa udang pedas manis, udang pedas, dan udang balado. Usaha Blidang sendiri sudah berdiri sejak tahun 1970-an yang dikenalkan pertama kali oleh home industri dengan merk ‘Nikmat Rasa’. Hingga kini Blidang sudah berkembang pesat dan terjual di banyak outlet Surabaya.

Karena sudah terkenal dengan rasa yang pas di lidah masyarakat, pemilik saat ini tetap menggunakan resep dan cara pengolahan yang sama seperti generasi pertamanya. Hingga saat ini banyak sekali konsumen yang mencari produk satu ini. Untuk membelinya, kamu bisa langsung ke pusat produksinya yaitu di daerah Bibis Tama, Tandes Surabaya.

➢ 3. Siropen Telasih
Siropen Telasih adalah salah satu produk sirup khas Surabaya yang dibangun oleh JC Van Drongelen warga belanda asli pada tahun 1923. Pabrik sirup Siropen Telasih merupakan pabrik sirup pertama yang ada di Indonesia. Sirup ini merupakan salah satu produk heritage kota legenda ikan hiu dan buaya yang memiliki nilai sejarah dan tradisional yang tinggi.

Pabrik dari Siropen Telasih telah mengeluarkan dua macam produk yaitu Siropen Telasih dan Siropen Premium. Perbedaan dari kedua produk ini terletak pada kemasan botolnya. Kemasan botol dari Siropen Premium di desain lebih kekinian. Bentuknya unik, seperti botol minuman keras. Dibuat sedemikian karena agar menarik minat wisatawan untuk membeli produk tersebut sebagai makanan ringan khas Surabaya.

Hingga saat ini, proses pembuatan sirupnya masih menggunakan tenaga konvensional. Tidak seperti kebanyakan pabrik yang sudah beralih menggunakan alat-alat canggih. Perbedaan dari sebelumnya hanya terletak pada proses pemasakannya, jika sebelumnya menggunakan kayu bakar sekarang menggunakan gas agar lebih menghemat biaya produksi.

Siropen Telasih dan Siropen Premium memiliki berbagai variasi rasa yang diunggulkan, seperti rasa Mawar, Frambosen, Cocopandan, Vanila, Jeruk Keprok, Arbei, Leci, dan Melon. Keunggulan produk khas Surabaya ini dibanding dengan produk lainnya adalah gula yang digunakan yaitu gula pilihan dengan kualitas terbaik dan tidak ada bahan pengawet sedikitpun di dalamnya.

➢ 4. Keripik Buah Kane-Kane
Keripik buah kane-kane merupakan salah satu makanan ringan khas Surabaya yang bisa menjadi opsi untuk kamu bawa pulang. Bahan dasar yang digunakan untuk membuat keripik ini adalah dari buah-buahan yang segar.

Cara pengolahannya yaitu dengan digoreng menggunakan minyak kelapa (coconut oil) yang memiliki kandungan lemak baik sehingga aman di konsumsi bagi kesehatan. Agar keripik buah matang sempurna, metode penggorengan yang digunakan adalah metode Vaccum Frying, yaitu dimasak dengan menggunakan suhu kecil.

Keripik Kane-Kane memiliki beraneka rasa yang berasal dari buah asli seperti Keripik Apel, Keripik Mangga, Keripik Nanas, Keripik Salak Pondoh, Keripik Pepaya, dan Keripik Nangka. Selain itu juga ada rasa baru yang baru saja diterbitkan yaitu rasa mix. Di dalam kemasan mix tersebut terdapat bermacam-macam keripik seperti Apel, Salak, dan Nangka.

Kamu bisa menjumpai keripik buah ini di berbagai tempat penjualan makanan ringan khas Surabaya. Karena produk ini disukai banyak masyarakat, saat ini juga dijual di toko-toko pinggiran jalan. Harga yang dibrandol beragam, berkisar antara 17.000 – 70.000 rupiah tergantung berat kemasan.

➢ 5. Pohong Tata, makanan ringan Khas Surabaya
Pohong atau Singkong atau Ketela Pohon merupakan makanan yang identik dengan makanan orang desa. Namun jangan salah, makanan ini bisa kamu jumpai di Kota Surabaya dengan bentuk dan rasa yang super duper nikmat. Tidak hanya direbus atau digoreng seperti orang desa menyajikan pada umumnya.

Pohong Tata, salah satu kedai yang menjual olahan Singkong yang dimasak kekinian sehingga menarik perhatian warga Surabaya untuk selalu mencicipi makanan ini. Pemilik kedai mengkreasikan singkong dengan cara dibakar terlebih dahulu, lalu diberi parutan keju dan dibungkus menggunakan pembungkus yang unik dan menarik.

Harganya murah, pantas jika kedai ini selalu ramai dikunjungi pengunjung. Hingga saat ini, para pecinta singkong bisa menikmati Pohong Tata atau Singkong Bakar Keju khas Surabaya di berbagai outlet dekat tempat pariwisata Surabaya. Untuk membedakan dengan produk pasar lain, kamu cukup melihat bungkus warna ungu yang ada tulisan Pohong Tata bergambar anak kecil.

Baca Juga  : Beragam Makanan Ringan Khas Cirebon

➢ 6. Kue Lapis Surabaya
Siapa sih yang tidak kenal dengan Kue Lapis Surabaya? Kue bercita rasa manis yang populer di Surabaya. Beberapa orang menyebutnya Kue Bolu Surabaya, karena memang teksturnya seperti roti bolu yang lembut. Hanya saya yang membedakan adalah kue lapis lebih empuk dan memiliki dua hingga tiga lapis warna saja.

Meskipun juga terlihat sama seperti sponge cake, Kue Lapis Surabaya terasa lebih basah atau lembab ketika di mulut. Bahan utama yang digunakan untuk membuat kue lapis yaitu telur. Diperlukan hingga 20 butir telur untuk membuat satu porsi kue lapis. Hal tersebut yang membuat kue ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal.

Kue yang bisa kamu jadikan makanan ringan khas Surabaya ini juga menyuguhkan beraneka varian rasa juga topping. Semakin beraneka topping yang kamu pilih, semakin mahal juga harganya.

Selain mudah di temukan di daerah Surabaya, kue lapis ini juga bisa kamu temui di berbagai daerah. Cabang dari Kue Lapis Surabaya sudah ada di mana-mana.

➢ 7. Sambal Bu Rudy Khas Surabaya
makanan ringan khas Surabaya yang penulis rekomendasikan untuk kamu selanjutnya adalah Sambal Bu Rudy. Kuliner sambal yang sangat populer di Surabaya ini wajib menjadi tujuan kuliner atau hanya sekedear membungkus dibawa pulang.

Rasa sambalnya yang super pedas sukses menggoyangkan lidah setiap orang yang mencicipinya. Pemilik sambal yaitu Bu Rudy memiliki tiga varian sambal yang dihidangkan, yaitu sambal bajak, sambal hijau, dan sambal bawang. Tingkat pedasnya pun bermacam-macam. Pemilik rasa pedas yang paling pedas adalah sambal bawang, karena kedua sambal lainnya tidak begitu pedas.

Rasa sambal dari Sambal Bu Rudy memiliki ciri khas sendiri, yaitu terdapat rasa udang di dalamnya. Kamu juga tidak perlu khawatir dengan bahan yang digunakan, sudah dipastikan sambal ini bebas dari bahan kimia selain penyedap.

Kemasan yang disediakan juga pas untuk dibawa sebagai makanan ringan. Kamu bisa membawa Sambal Bu Rudy ke rumah hanya dengan 25.000 rupiah saja. Memang tergolong cukup mahal, namun kualitas dan rasa yang diberikan juga sesuai. untuk membelinya, kamu bisa langsung menuju depot Bu Rudy, Jalan Dharmahusada 140 Surabaya dan Jalan Anjasmoro 45 Surabaya.

➢ 8. Kue Mente, Produk Khas Surabaya
Untuk kamu penggemar kacang mete atau kacang mente tentunya harus mencoba produk khas Surabaya yang satu ini, yaitu Kue Mente. Kue mente merupakan kue ringan yang terbuat dari telur, mentega, garam, gula, minyak nabati dan mente. Teksturnya halus dan lembut dibandingkan makanan ringan jenis lainnya.

Biasanya kue makanan ringan khas Surabaya ini dibungkus dalam kemasan kotak cantik berlogo ikan hiu dan buaya yang menjadi iconic Kota Pahlawan. Bentuk dari Kue Mente adalah bulat agak pipih. Rasanya enak dan lembut bila dimakan.

Meskipun tampilan bawahnya gosong sebenarnya itu bukan gosong, tapi sisa pemasakan saja. Rasanya pun tidak ada pahit-pahitnya.

Produsen terbaik kue mente di Surabaya adalah dengan merk ‘Wisata Rasa’. Kemasannya berwarna hijau atau merah bergambar hiu dan buaya. Jika kamu tertarik membelinya, kamu cukup bertanya ke arek-arek Suroboyo lokasi persis Wisata Rasa dimana.

➢ 9. Suoklat, Jajanan Khas Surabaya
Suoklat atau Soklat adalah sebutan Cokelat dalam Bahasa Jawa Surabaya. Panganan khas Kota Pahlawan ini memiliki rasa yang khas dan kemasan yang unik, yaitu terbuat dari bahan daur ulang kulit jagung, serbuk bambu, dan eceng gondok.

Sarjana Akuntansi Universitas Airlangga Surabaya, Devi Meisita adalah pemilik usaha tersebut. Hanya bermodal dua juta rupiah, Devi mampu memasarkan produknya hingga keluar daerah. Produk yang dibuatnya yaitu cokelat yang dilelehkan di dalamnya berisi kacang mete dan kurma. Pilihan yang bijak untuk kamu jadikan makanan ringan khas Surabaya ketika pulang dari kota ini.

Namun seiring berjalannya waktu, Devi mampu mengembangkan produknya dengan membuat beraneka varian rasa seperti Dark Chocolate Crispy, Milk Chocolate Crispy, White Chocolate Crispy, Dark Kurma Mete, Dark Chocolate Cookies Mete, Premium Cokelat, Cokelat Kopi dan Cokelat Jahe.

Untuk bisa membawa Suoklat ini sebagai makanan ringan, kamu bisa datang langsung ke alamat produksinya yaitu di Jalan Gubeng Kertajaya VIIC Surabaya. Disana kamu bisa memilih berbagai jenis Cokelat mulai dari yang bentuknya Cair, Batangan maupun Serbuk Minuman. Selain di kemas dari bahan daur ulang, juga disediakan kemasan toples dengan berat 375 gram.